Skip to main content

Wartawan Alami Kekerasan Sebab Tulisan Soal Penambangan Pasir

Deskripsi

Tindak kekerasan dialami oleh Disa Aryandi, wartawan Pos Belitung, pada Selasa (26/9/2017) sore, di kantor Pos Belitung, di Tanjungpandan, Belitung. Aksi premanisme tersebut dilakukan oleh beberapa orang dari organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Intel dan Forum Wartawan Belitung (Forwabel), yang saat itu mendatanggi kantor Pos Belitung. Ada sekitar tujuh orang dari perwakilan LSM dan organisasi wartawan yang diterima di ruang rapat dan sekitar belasan lainnya berada di halaman dan teras kantor.

Dalam pertemuan itu dari pihak LSM Intel dan Forwabel mempermasalahkan terbitnya berita tentang penambangan penambangan pasir ilegal. Dalam diskusi tersebut terjadi cekcok mulut antara Disa Aryandi dengan sekelompok warga dari LSM Intel dan Forwabel. Tak lama kemudian salah satu perwakilan Forwabel menampar meja, dan terjadi kericuhan, salah satu anggota kelompok Forwabel mencekik leher Disa Aryandi.

Meskipun berusaha dilerai, cek-ceok terus berlangsung hingga Disa Aryandi terdorong ke teras ruang rapat dan bahkan sampai halaman kantor. Saat itu pengeroyokan Disa Aryandi masih terus terjadi di halaman kantor.

Kasus ini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Namun pihak LSM kemudian meminta maaf atas insiden tersebut.

Sumber media:
https://bit.ly/2I7ULfN

Data Kejadian
Tanggal kejadian
Kota/Kab
Kab. Boyolali
Jenis kekerasan
Kekerasan Fisik
Data Korban
Nama korban
Disa Aryandi
Alamat (korban)
Belitung
Kota/Kab (korban)
Kab. Boyolali
Pekerjaan
Wartawan
Nama media
Pos Belitung
Jenis media
Harian
Data Pelaku
Nama pelaku
Anggota LSM Intel dan Forum Wartawan Belitung
Alamat (pelaku)
Belitung
Kota/Kab (pelaku)
Kab. Boyolali
Pekerjaan pelaku
LSM dan Forum Wartawan
Jenis pelaku
Warga
Lembaga pelaku
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Intel dan Forum Wartawan Belitung (Forwabel)