Sebuah media lokal di Kabupaten Karawang, Jawa Barat menerima perlakuan tidak diserang sekelompok orang tak dikenal. Perusahaan media bernama 'Kabar Gapura' ini tiba-tiba dilempari batu.
Akibat serangan tersebut, salah satu ruangan kantor yang berlokasi di jalan Panatayudha mengalami kerusakan. Di lokasi kejadian ditemukan sebuah batu yang terdapat kertas bertuliskan 'jangan beritain macam-macam'.
"Pada awalnya saya mendengar suara langkah orang di bagian samping kantor. Kemudian terdengar suara yang cukup keras sebanyak tiga kali, yang disusul dengan suara mesin sepeda motor," kata seorang saksi mata, Andre di Karawang, Jawa Barat, Sabtu (30/8), seperti dilansir dari Antara.
Melihat kondisi tersebut, Andre yang juga staf Bagian Marketing di media lokal itu kemudian menghampiri suara keras di sekitar kantornya. Saat berada di lokasi, dia menemukan salah satu kaca di ruangan kantornya pecah. Tak hanya itu, ia juga menemukan batu bata yang terbalut kertas putih bertuliskan 'jangan beritain macam-macam'.
Atas kejadian tersebut, Redaktur Pelaksana 'Kabar Gapura', Hartono mengecam keras aksi kekerasan dan teror yang dilakukan kelompok tersebut. Dia pun menyebut kejadian tersebut telah mengancam kebebasan pers di Karawang.
"Kami meminta aparat kepolisian menindak tegas aksi teror disertai kekerasan seperti itu terhadap media. Penanganan kasus itu perlu mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian agar ada efek jera bagi pelaku," tegasnya.
Kapolres Karawang AKBP Daddy Hartadi mengaku akan melakukan pengusutan secara maksimal terkait aksi teror dan kekerasan yang dialami salah satu media lokal di Karawang.