Skip to main content

sensor

Deskripsi

Kepala Polisi Resor (Kapolres) Kota Depok Komisaris Besar Imam Pramukarno telah menghalang-halangi jurnalis dalam melakukan tugas jurnalistik. Saat puluhan jurnalis ingin meliput Kebaktian bertema "Depok Diberkati" yang menurut informasi awal akan dibubarkan oleh sekelompok orang Kapolres melarang Parulian Panggabean (reporter Lativi) Mufthia Ridwan dan Dodi Esvandi (reporter Monitor Depok) yang tengah mengambil gambar di depan Depok Town Square. Setelah kebaktian itu usai pada pukul 20.30 WIB para jurnalis berusaha mewawancarai Kapolres Depok mengenai kebaktian yang ternyata berjalan lancar. Ternyata bukan informasi yang didapat Kapolres justru meminta para jurnalis menghapus gambar yang telah mereka rekam. Untuk memperkuat permintaan tersebut para ajudan Kapolres pun mengerubungi Dodi dan Parulian. Kelompok Kerja Wartawan Depok mengatakan Kapolres Depok juga mengancam para jurnalis. "Hapus semua gambar yang kamu ambil. Kalau tidak mau biar saya yang menghapus. Kalau sampai ditayangkan di televisi kamu yang tanggung jawab" demikian ucapan Kapolres. Meskipun begitu perintah tersebut berusaha ditolak sehingga Parulian dengan Kapolres terlibat aksi tarik menarik dan saling berebut kamera.

Data Kejadian
Tanggal kejadian
Jenis kekerasan
Teror dan Intimidasi
Data Korban
Nama korban
Puluhan Jurnalis
Data Pelaku
Nama pelaku
Polisi