Rakyat Merdeka milik Jawa Pos Media Group melalui situs internetnya juga pernah menampilkan kartun serupa. Kartun tersebut muncul selama 4 bulan sejak Oktober 2005. Setelah mendapat protes, mulai Jumat 3 Februari 2006, Rakyat Merdeka menghapus dari website disertai permintaan maaf.