Periset juga penulis Tirto.id Fina Nailur Rohmah mengalami doxing pada Selasa, 20 Mei 2025.Identitas pribadinya disebarkan di media social Facebook oleh akun Bernama Jefri Papahnya Aqiela.
Akun itu menulis "Ada yang kenal dengan penulis di tirto.id ini, yang mencap postingan status saya terkait kemunculan BLE ditubuh orang yang divaksin covid adalah hoaks, hoaks dan hoaks belaka ?
Tolong sampaikan kepadanya, kapan dia siap untuk pengujian dan pembuktian langsung dengan saya? Tentukan waktu dan tanggalnya, kapanpun saya bersedia. Kalau dia ngga yakin dengan aplikasi BLE smardiscover microchip Bluetooth data, bisa menggunakan aplikasi BLE detector lain, atau dengan EMF detector, atau dengan aplikasi petshop yang mendeteksi microchip pada hewan yang disuntikkan vaksin nanochip dan Mikrochip.
Jangan pandainya hanya menulis dan melabeli saja, tetapi tidak pernah praktek sendiri untuk mengujikan dan membuktikan, sakit hati saya karena saya riset dan membuktikan sendiri sampai saya beli alat dan perlengkapannya. Tolong anda kasi tahu si Fina Nailur, sebagai jurnalis dia berani tidak mengujikan dan membuktikan langsung Bersama sama secara live dan direkam ? atau hanya pandai menulis dan melabeli hoaks semata".
Akun tersebut kemudian menampilkan screen capture laporan Fina Nailur Rahmah di Tirto.id yang berjudul "Hoaks Aplikasi Bluetooth untuk Deteksi Orang Divaksin Covid-19". Laporan itu terbit pada 20 Mei 2025 pukul 12.00 WIB.
Akun tersebut juga menampilkan profil Fina Nailur Rohmah beserta fotonya, dengan keterangan bahwa FIna bergabung sebagai periset Tirto.id sejak 2021. Sebelumnya Fina menjadi pekerja lepas untuk beberapa proyek riset, salah satunya Bersama PR2Media.Selama Desember 2017-September 2018, Fina sempat magang di JAKPAT Mobile Survey.