Skip to main content

Menulis Berita, Jurnalis Floresa Diintimidasi

Deskripsi

Jurnalis Floresa.co yang bertugas di Labuan Bajo, mendapat intimidasi dari anggota TNI pada Kamis, 16 Maret 2023. Intimidasi itu diterima, karena jurnalis menulis laporan berjudul "Presiden Jokowi Resmikan Jalan di Labuan Bajo yang Dibangun tanpa Ganti Rugi untuk Warga". Laporan itu diterbitkan pada Selasa, 14 Maret 2023.

Korban memaparkan, intimidasi diterima ketika seorang anggota intel TNI menanyakan tentang jurnalis Floresa, yang menulis berita tersebut. Pertanyaan itu ditanyakan kepada sejumlah wartawan di Labuan Bajo, salah satunya kepada salah satu jurnalis Floresa.co lainnya yang berada di lokasi tesebut.

Anggota TNI tersebut, kemudian memaksa untuk bertemu wartawan Floresa, untuk berkoordinasi. Bahkan dia siap jika perlu menemui jurnalis di rumah atau kantor redaksinya, meskipun kantornya berlokasi di Jakarta. Intimidasi yang dilakukan anggota TNI tersebut, dilakukan secara terus-menerus melalui telepon dan whatsapp.

AJI menilai apa yang dilakukan oleh oknum yang mengaku anggota TNI, yang bertugas di wilayah Manggarai, merupakan teror dan tindakan yang mengancam keselamatan jurnalis Floresa. Juga ancaman bagi redaksi tempatnya bekerja. Sementara jurnalis bekerja dilindungi oleh UU Pers.

Redaksi Floresa menjelaskan laporan tersebut ditulis setelah mendapat konfirmasi bahwa hingga jalan itu diresmikan Presiden Jokowi, ganti rugi itu belum juga diterima sebagian warga di kampung Cumbi. Redaksi Floresa mengatakan itu bukan berita pertama, yang ditulis terkait masalah ganti rugi dalam proyek jalan itu. Redaksi sebelumnya telah menulis hal ini pada Desember 2022, dengan judul Pembangunan Jalan untuk ASEAN Summit di Labuan Bajo: Tanah dan Rumah Warga Digusur Tanpa Ganti Rugi. Sejumlah pernyataan warga dalam berita ini, kemudian dimasukkan redaksi Floresa dalam berita yang terbit pada 14 Maret 2023 .

Data Kejadian
Tanggal kejadian
Kota/Kab
Kab. Ende
Jenis kekerasan
Teror dan Intimidasi
Data Korban
Nama korban
Inisial A
Jenis kelamin (korban)
Laki-Laki
Rentang usia
31-40
Pekerjaan
Jurnalis
Nama media
Floresa
Jenis media
Media Online
Data Pelaku
Nama pelaku
Aparat TNI
Jenis kelamin (pelaku)
Laki-Laki
Jenis pelaku
TNI
Kategori pelaku
Negara