Deskripsi Beberapa jurnalis di Malaka, Nusa Tenggara Timur menerima ancaman saat melipiut aktivitas warta yang berusaha menyeberangi sungai dan kali di desa Nunponi, kecamatan Malaka Timur, kabupaten Malaka, NTT, Sabtu, 9 Maret 2024. Hari itu, air sungai dan kali di daerah itu, meluap menyebabkan terganggunya akses warga menuju tempat aktivitasnya. Beberapa anak sekolah juga terlihat nekat menerobos banjir menyeberang sungai. Sebagian warga lain dan mengangkat sepeda motornya. Ini karena putusnya jembatan penghubung di wilayah itu. Sementara pemerintah setempat belum berinisiatif memperbaiki atau membuat jembatan di lokasi tersebut. Stefanus Dile Patong, jurnalis Inews TV yang hadir meliput kondisi tersebut, ikut merekam aktivitas warga yang nekat menerobos banjir. Jurnalis kemudian melihat mobil ambulans ikut tertanam lumpur. Kondisi itupun ikut direkam. Namun, Kepala Puskesmas Babulu, Gaspar Taolin yang hadir di lokasi melarang kondisi itu diliput. " Kamu jangan datang buat heboh, ini jembatan pemerintah sudah mau dibuat pakai anggaran Inpres. Kamu jangan tulis, nanti saya bunuh kamu semua" kata Gaspar kepada jurnalis. Data Kejadian Tanggal kejadian 11 March, 2024 Kota/Kab Nusa Tenggara Barat Jenis kekerasan Ancaman Data Korban Nama korban Stevanus Dile Payong Kota/Kab (korban) Nusa Tenggara Barat Jenis kelamin (korban) Laki-Laki Rentang usia 31-40 Pekerjaan Jurnalis Nama media Inews Jenis media Televisi Data Pelaku Nama pelaku Gaspar Taolin Kota/Kab (pelaku) Nusa Tenggara Barat Jenis kelamin (pelaku) Laki-Laki Pekerjaan pelaku Kepala Puskesmas Babulu Jenis pelaku Aparat Pemerintah Kategori pelaku Non Negara Lembaga pelaku Kepala Puskesmas Babulu, NTT