Jurnalis liputan 9 di Mojokerto bernama Arif, diberitakan tewas menjadi korban tabrak lari dump truck yang melintas di kawasan tambang galian C illegal, di kabupaten Mojokerto, Jawa Timur pada Selasa, 15 Agustus 2023.
Media lokal memberitakan, hari itu, korban bersama beberapa rekannya akan meliput di kawasan tambang galian C illegal, yang belum memiliki izin di Mojokerto. Mereka masing masing mengendarai motor dan berjalan beriringan ke lokasi galian C tersebut.
Warga setempat yang menjadi saksi mengatakan korban ditemukan hari Selasa itu, tergeletak di jalan dengan kuka berdarah pada bagian kepala. Warga mengatakan korban menjadi korban tabrak lari pengemudi truck pengangkut pasir, dari hasil galian C yang diduga illegal tersebut.
Sopir truk pelaku tabrak lari yang menewaskan Arif (36), wartawan Liputan 9, diringkus pada Rabu dini hari, 16 Agustus 2023.
Keterangan pelaku mengubah total kronologi kecelakaan maut tersebut.
Kapolres Mojokerto AKBP Wahyudi membentuk tim khusus yang melibatkan Satlantas, Satintelkam, dan Satreskrim untuk menangkap pelaku tabrak lari.
Supir itu adalah Mustakim (55), warga Dusun Ngingas, Desa Simpang, Prambon, Sidoarjo. Ketika kecelakaan terjadi, ia mengemudikan truk dump nopol W 9842 NE. Truk tersebut juga disita di Mapolres Mojokerto.
Keterangan Mustakim kepada penyidik mengubah kronologi kecelakaan yang menewaskan Arif. Wihandoko menjelaskan pelaku melaju dari selatan ke utara di Jalan Raya Desa Kutogirang, Ngoro, Mojokerto pada Selasa, 15 Agustus hari itu.
Arif dan adiknya, Fina Anggraini melaju searah di belakang truk dump tersebut. Fina berboncengan dengan temannya, sedangkan Arif mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol W 2156 AZ sendirian.
Wihandoko mengatakan keterangan supir menjelaskan bahwa adik korban dan temannya menyalip truk dengan aman. Ketika korban menyalip, dia terserempet ban depan truk.
Ketika Arif menyalip dari sisi kanan, lanjut Wihandoko, sopir truk tiba-tiba juga mengambil haluan ke kanan. Oleh sebab itu Wartawan Liputan 9 itu terserempet ban depan sisi kanan truk.
Karena jalur akan menikung, sopir ambil haluan kanan.
Senggolan tersebut, kata Wihandoko menyebabkan Arif terjatuh ke sisi kiri. Sedangkan sepeda motornya jatuh ke sisi kanan. Sehingga kepala korban terlindas roda belakang sisi kanan truk yang dikemudikan Mustakim. Korban tewas di lokasi.
Wihandoko mengakui keterangan Mustakim mengubah total kronologi kecelakaan yang menewaskan Arif. Sebab kemarin, pihaknya baru menggali keterangan dari adik korban, Fina yang mengaku tidak mengetahui persis kecelakaan yang menimpa kakaknya. Sebab ia berada dalam posisi melaju di depan korban.
AJI Surabaya menyampaikan korban baru 3 hari menjadi jurnalis di media liputan 9, hingga kecelakaan itu terjadi.