Sejumlah wartawan di Lampung menerima terror dari orang tak dikenal. Teror melalui saluran telepon tanpa identitas ini berisi beragam ancaman, bahkan koresponden RCTI (Jibunu Poe) mengaku bahwa kepalanya dihargai Rp 10 juta. Teror ini diduga terkait dengan laporan sejumlah wartawan kepada Polda Lampung tentang ancaman Kepala Rutan Way Huwi Syamsul Rizal.