Data Export
Filter data sesuai kebutuhan, kemudian klik tombol Apply.
Untuk mengunduh data, klik tombol CSV yang terletak di bagian paling bawah.
Displaying 401 - 410 of 1223| Tanggal Kejadian | Kekerasan | Kota/Kab | Deskripsi |
|---|---|---|---|
| Jurnalis Momentum Diintimidasi Polisi Saat Liput Demo | Kab. Lima Puluh Koto | Gumilang/Aang (Memontum) bersama jurnalis lainnya (diduga jumlahnya lebih dari 10) tidak dalam satu posisi lokasi yang sama. Mereka meliput unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law, pada 8 Oktober 2020 di Malang. | |
| Jurnalis Malang Times Diintimidasi Saat Liput Demo | Kab. Lima Puluh Koto | Hendra (Malang Times) bersama jurnalis lainnya (diduga jumlahnya lebih dari 10) tidak dalam satu posisi lokasi yang sama. Mereka meliput unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law, pada 8 Oktober 2020 di Malang. | |
| Jurnalis Kumparan di Malang Diintimidasi Saat Liput Demo | Kab. Lima Puluh Koto | Ulul Azmi (Tugu Malang/Kumparan) bersama jurnalis lainnya (diduga jumlahnya lebih dari 10) tidak dalam satu posisi lokasi yang sama. Mereka meliput unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law, pada 8 Oktober 2020 di Malang. | |
| Jurnalis Beritajatim di Malang Diintimidasi Saat Liput Demo | Kab. Lima Puluh Koto | Luki Adtya Ramadan (Beritajatim) bersama jurnalis lainnya (diduga jumlahnya lebih dari 10) tidak dalam satu posisi lokasi yang sama. Mereka meliput unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law, pada 8 Oktober 2020 di Malang. | |
| Jurnalis SCTV di Malang Diintimidasi Saat Liput Demo | Kab. Lima Puluh Koto | Noor Ramadhan (SCTV) bersama jurnalis lainnya (diduga jumlahnya lebih dari 10) tidak dalam satu posisi lokasi yang sama. Mereka meliput unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law, pada 8 Oktober 2020 di Malang. | |
| Jurnalis Okezone di Malang Diambil Alat Kerjanya Saat Liput Demo | Kab. Lima Puluh Koto | Sejumlah jurnalis menjadi korban intimidasi dan kekerasan oleh aparat kepolisian, saat meliput unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law, pada 8 Oktober 2020 di Malang. | |
| Jurnalis Kumparan di Malang Dirampas Alat Kerjanya | Kab. Lima Puluh Koto | Feny bersama jurnalis jurnalis menjadi korban intimidasi dan kekerasan oleh aparat kepolisian, saat meliput unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law, pada 8 Oktober 2020 di Malang. | |
| Harian New Malang Pos Dirampas Alat Kerjanya | Kab. Lima Puluh Koto | Sejumlah jurnalis menjadi korban intimidasi dan kekerasan oleh aparat kepolisian, saat meliput unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law, pada 8 Oktober 2020 di Malang. | |
| Jurnalis Dipukul Saat Meliput Aksi Tolak UU Ciptakerja | Kab. Lima Puluh Koto | Setelah meliput aksi demonstrasi penolakan Omnibus Law di depan gedung DPRD Malang, korban menuju taman Singha depan Stasiun Kota Baru, untuk mengambil motor dan membeli minum. Pada saat berada di taman, posisinya ada di antara massa aksi yang sedang beradu argumen dengan polisi. | |
| Alat Kerja Jurnalis dirampas dan Data Liputan Dihapus | Kab. Lima Puluh Koto | Sejumlah jurnalis menjadi korban intimidasi dan kekerasan oleh aparat kepolisian, saat meliput njuk rasa menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law, pada 8 Oktober 2020 di Malang. |