Skip to main content

Serangan

Deskripsi

Kasus kekerasan kepada jurnalis kembali terjadi. Kali ini menimpa jurnalis foto Jawa Pos Taufan Wijaya dan Abdul Rouf dari harian Seputar Indonesia di Sidoarjo Jawa Timur. Keduanya dipukuli di bagian kepala oleh kerabat Imron Syukur, terpidana kasus korupsi Anggaran DPRD Kabupaten SIdoarjo, Jumat (26/10) sore ini. Kasus itu kini tengah ditangani oleh Polres Sidoarjo. Kasus itu berawal ketika Taufan Wijaya dan Abdul Rouf serta belasan jurnalis di Sidoarjo melakukan kerja jurnalistik di rumah Imron Syukur di Desa Kali Tengah, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Di tempat yang sama, Kejaksaan Sidoarjo akan melakukan penangkapan paksa kepada Imron Syukur. Sejak awal keluarga Imron Syukur terlihat "terganggu" dengan kehadiran jurnalis dan meminta jurnalis untuk menjauh dari rumah Imron Syukur. Jurnalis mengalah dan menjauh namun tetap memantau dari kejauhan. Ketika aparat Kejaksaan datang dan melakukan penangkapan jurnalis pun melakukan kerja jurnalistiknya dengan mengambil gambar dan melakukan wawancara. Agaknya hal itu yang membuat keluarga Imron Syukur berang. Usai proses penangkapan dua keluarga Imron SYukur pun mendatangi jurnalis dan melakukan penyerangan. Bagian depan sepeda motor Taufan Wijaya ditendang hingga membuat tas kamera miliknya terjatuh dari atas motornya. Taufan bergeming dan memilih menjauh. Keluarga Imron yang tidak diketahui namanya itu melakukan pemukulan di bagian belakang kepala Taufan. "Tiba-tiba saja kepala saya dipukul. Ketika saya menoleh pemukul sudah pergi" kata Taufan pada The Post. Sementara salah satu keluarga Imron Syukur yang lain mengambil batu untuk dilemparkan ke arah Satriyo Jurnalis Jawa Pos lain. Meski tidak jadi.

Data Kejadian
Tanggal kejadian
Jenis kekerasan
Kekerasan Fisik
Data Korban
Nama korban
Taufan Wijaya
Data Pelaku
Nama pelaku
Massa