Pemukulan terhadap Wahyu terjadi saat juru gambar Metro TV itu bersama rekan-rekan yang lain meliput acara Gerebeg Mulud Kraton Yogyakarta, Sabtu 31 Maret siang. Saat prajurit Kraton Yogyakarta akan keluar dari pagelaran kraton menuju Alun Alun Utara, pintu gerbang besi dibuka petugas. Saat itu di depan pintu gerbang terdapat petugas keamanan polisi, Satpol PP dan petugas keamanan yang berpakaian preman. Karena saat akan mengambil gambar tertutup oleh petugas itu, beberapa kamerawan televisi swasta berinisiatif mendekat dengan mengambil gambar di antara celah bahu petugas keamanan yang berdiri. Namun petugas dari Polsek Kraton mulai berbuat tidak sopan dengan mendorong dan menandang Wahyu. Wahyu sempat mundur tapi mendadak ada oknum Satpol yang ikut memukulnya. Akibat kejadian tersebut, Wahyu mendapat luka memar di bagian muka dan bahu. Aksi pemukulan itu sempat direkam oleh wartawan televisi lainnya yang kebetulan berada di dekatnya.