Insiden itu berawal ketika polisi tersebut mengamankan seorang pengunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di halaman gedung DPR Aceh, Banda Aceh karena hendak menghadang sebuah mobil yang masuk ke halaman gedung dewan. Namun ketika mengetahui dirinya direkam, polisi berpakaian preman itu langsung mengambil paksa kamera Muhammad Fadhil. Polisi itu merangkul Muhammad Fadhil dan memaksanya agar gambar yang direkamnya itu segera dihapus. Kontributor ANTV tersebut juga berusaha menjelaskan bahwa dirinya wartawan. Namun, penjelasan Muhammad Fadhil tidak digubris. Bahkan, Muhammad Fadhil sempat ditarik dan hendak diamankan.