Kejadian itu sendiri bermula ketika APAN baru akan menggelar aksinya. Akan tetapi, sebelum aksi tersebut benar-benar dilakukan, polisi melakukan penangkapan belasan aktivis tersebut. Alasannya, karena mengganggu jalannya KTT ASEAN. Selain menjadi korban penangkapan, telepon genggam milik korban yang digunakan untuk memotret jalannya penangkapan sempat dirampas. Berdasarkan pengakuannya, Kahfi dipukul dan ditendang oleh oknum kepolisian yang diduga berasal dari Sektor Menteng, Jakarta Pusat.