Jurnalis perempuan dengan inisial A dari media liputan6.com, mengalami pelecehan seksual dari seorang suporter sepak bola di Solo. Pelecehan seksual tersebut terjadi saat A yang sehari-hari bertugas di wilayah Solo, sedang meliput pertandingan PSS Sleman menghadapi Borneo FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, pada Kamis, 7 Juli 2022, mulai pukul 20.30 WIB.
Saat itu, kondisi tribun nyaris penuh. Korban akan masuk ke tribun stadion dalam kondisi berdesak-desakan. Dalam kondisi itu, pelaku tiba-tiba memegang dada korban sambil melihat muka korban. Seketika, A panik dan berusaha melawan perilaku tersebut. Namun korban tidak bisa berbuat banyak.
Setelah kejadian itu, korban menuju tribun stadion untuk menenangkan diri. Korban kemudian bercerita kepada jurnalis lain, terkait perihal pelecehan seksual tersebut. Mereka kemudian segera melapor kepada panitia untuk bisa merespon kejadian tersebut.
Usai pertandingan, pria yang diduga pelaku dibawa ke ruangan pemeriksaan untuk diminta klarifikasi oleh panitia dan polisi. Setelah dua jam, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya, dan mengatakan bahwa dia mengonsumsi minuman beralkohol. Ditemukan juga obat penenang dari pelaku. Pelaku kemudian membuat pernyataan permintaan maaf disertai tanda tangan pelaku, korban, dan dua orang saksi. Surat pernyataan itu disampaikan di depan anggota Kepolisian Polsek Depok Timur, Sleman.
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta dan AJI Surakarta, mengecam pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang suporter sepak bola terhadap jurnalis perempuan tersebut. AJI mengecam berbagai bentuk kekerasan dan pelecehan terhadap jurnalis.
Selain menghalangi kerja jurnalistik, perbuatan pelaku dinilai mengarah pada dugaan tindak pidana kekerasan seksual, seperti diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.