Skip to main content

Dua Jurnalis Gorontalo Didorong saat Wawancara Gubernur

Deskripsi

Wartawan Dulohupa.id Hendrik Gani dan wartawan lepas (Stringer) salah satu TV Nasional di Gorontalo, Muamar Afdillah mengalami kekerasan dan pembatasan, saat meliput kegiatan Gubernur Gorontalo meninjau aktivitas pasar murah di Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Rabu, 6 Juli 2022. Kegiatan pasar murah tersebut merupakan program pemerintah provinsi (Pemprov) Gorontalo.

Pembatasan dan kekerasan fisik dialami kedua korban, saat akan mewawacarai Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer di pasar murah tersebut, Rabu, sekitar pukul 16.54 WITA.

Media lokal setempat memberitakan saat akan melakukan wawancara, Hendrik didorong oleh seorang oknum anggota Satpol PP. Sementara kaki Muamar diinjak dua kali, yang menyebabkan video kameranya oleng. Selain itu, Satpol PP juga ikut mendorong cameramen itu dari belakang.

Belum diketahui secara jelas maksud ajudan Gubernur dan oknum Satpol PP membatasi kerja kedua wartawan itu. Karena Gubernur Hamka Hendra Noer yang didampingi istrinya, tetap bersedia menjawab pertanyaan Hendrik dan Muamar.

Data Kejadian
Tanggal kejadian
Kota/Kab
Kota Pekalongan
Jenis kekerasan
Kekerasan Fisik
Data Korban
Nama korban
Hendrik Gani, Muamar Afdillah
Jenis kelamin (korban)
Laki-Laki
Rentang usia
31-40
Pekerjaan
Jurnalis
Nama media
Dulohupa.id dan Media TV
Jenis media
Media Online
Data Pelaku
Nama pelaku
Ajudan Gubernur dan Satpol PP
Jenis kelamin (pelaku)
Laki-Laki
Jenis pelaku
Aparat Pemerintah
Kategori pelaku
Negara