Insiden ini terjadi karena rasa ketidakpuasan wakil Wali Kota Ternate terhadap pemberitaan foto harian Malut Post tentang tertangkapnya Wakil Wali Kota di tempat hiburan malam di Ternate. Foto berita tersebut kemudian memicu amarah wakil walikota dan kemudian mengerahkan massa pendukung yang tidak lain adalah massa adat kesultanan Ternate untuk mengancam Fotografer Malut Post.