Skip to main content

Data Export

Filter data sesuai kebutuhan, kemudian klik tombol Apply.

Untuk mengunduh data, klik tombol CSV yang terletak di bagian paling bawah.

Displaying 1111 - 1120 of 1201
Tanggal Kejadian Kekerasan Kota/Kab Deskripsi
Tuntutan Hukum Sebanyak 6 orang staf redaksi majalah Forum Keadilan melaporkan Penanggungjawab Redaksi majalah itu, Priyono Bandot Sumbogo, ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya, Kamis (14/6). Priyono dilaporkan atas tuduhan fitnah dan persangkaan palsu.
Pengusiran Wartawan yang akan meliput peristiwa jatuhnya bocah berusia lima tahun diusir oleh Satpam ITC Mega Grosir. Para wartawan tersebut memprotes sikap satpam dengan menyatakan bahwa satpam mengahalangi tugas peliputannya
Serangan Wartawan yang sedang meliput di pertigaan Grati dikejar ratusan warga yang emosional. Rombongan wartawan dari media televisi dan cetak pun lari tunggang langang menyelamatkan diri. Sebagian berhasil selamat setelah bersembunyi di rumah warga sekitar.
Serangan Sekitar 200 orang yang tergabung Front Antikomunis berunjuk rasa ke kantor harian Jawa Pos di Jalan Ahmad Yani, Surabaya pada Rabu (23/5).
ancaman Adanya tekanan terhadap jurnalis dalam pemberitaan Pilkada di Aceh Tamiang, diterima Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Lhokseumawe dari seorang wartawan harian terbitan Medan, Muhammad Hanafiah.
Tuntutan Hukum Gusdur melalui kuasa hukumnya mendaftarkan gugatan pencemaran nama baik terhadap Wakil Presiden, Pemimpin Redaksi Detikcom, dan Duta Masyarakat di PN Jakarta Pusat.
Tuntutan Hukum Presdir PT NMR Richard Bruce Ness menggugat wartawan dan harian New York Times terkait dengan artikel tentant Teluk Buyat pada 2004. Ness Menilai artikel tersebut mencemarkan nama baiknya. Gugatan didaftarkan di PN Jakarta Pusat. Ness menuntut ganti rugi 64.824 juta dollar.
Pengusiran Pada saat pelantikan Bupati Bekasi terpilih oleh Gubernur Jawa Barat pada Senin 14 Mei 2007 di DPRD Bekasi diwarnai insiden pengusiran wartawan oleh polisi. Polisi sempat mengusir wartawan yang akan meliput pelantikan tersebut
Serangan telah terjadi tindak kekerasan terhadap dua wartawan harian Ambon Ekspress yaitu Drs Ahmad Ibrahim, Pemimpin Redaksi, dan Lutfi heluth, Fotografer. Kejadian tersebut terjadi pada Minggu 13 Mei 2005 pada pukul 13.00 WIT.
Pemenjaraan Risang Bima Wijaya, Mantan Pemimpin Umum Harian Radar Yogya telah ditolak kasasinya oleh Mahkamah Agung pada 13 Januari 2006. Pihak kejaksaan berupaya menjemput Risang untuk proses eksekusinya