Data Export
Filter data sesuai kebutuhan, kemudian klik tombol Apply.
Untuk mengunduh data, klik tombol CSV yang terletak di bagian paling bawah.
Displaying 1171 - 1180 of 1216| Tanggal Kejadian | Kekerasan | Kota/Kab | Deskripsi |
|---|---|---|---|
| Serangan | Pemukulan wartawan itu terjadi saat Abubakar Ba`asyir turun dari atas mobil di halaman mesjid dan langsung dikerumuni oleh sejumlah wartawan yang hendak mengambil gambarnya. | ||
| Tuntutan Hukum | Teguh Santosa, Pemimpin Redaksi Rakyat Merdeka Online di dakwa oleh Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dengan dakwaan tunggal yaitu melanggar Pasal 156a huruf (a) KUHP. | ||
| Serangan | Seorang wartawan RCTI, Mirzan Pranoto Hidayat yang sedang meliput demo di DPRD Provinsi Bengkulu telah dirampas ID card serta dirusak mobilnya. | ||
| Pengusiran | Kru teve "60 minutes Nine Networks Australia" mengalami pelarangan liputan oleh anggota Satuan Pengamanan (Satpam) di kawasna Candi Borobudur Jawa Tengah. | ||
| ancaman | Seorang wartawan Serambi Indonesia, Khalidin, diteror dirumahnya oleh lima orang yang berasal dari suatu organisasi kepemudaan. Mereka memprotes berita yang ditulisnya mengenai pembentukan kota Subulussam di Aceh Singkil yang berjudul "Kehadiran Pemko Baru Jangan Sengsarakan Rakyat". | ||
| Serangan | Ratusan orang yang tergabung dalam Barisan Muda Partai Amanat Nasional Jakarta melakukan demonstrasi di Trans TV. Mereka meminta klarifikasi tayangan sinetron selebriti juga manusia. | ||
| ancaman | Sejumlah wartawan di Lampung menerima terror dari orang tak dikenal. Teror melalui saluran telepon tanpa identitas ini berisi beragam ancaman, bahkan koresponden RCTI (Jibunu Poe) mengaku bahwa kepalanya dihargai Rp 10 juta. | ||
| Serangan | Wartawan TV7 dan RCTI serta belasan wartawan lainnya menjadi korban dari kebringasan massa saat meliput penutupan lokasi penggalian liar di Cimanggis Depok. Saat itu Satpol PP hendak menutup lokasi penggalian liar yang kemudian menghadapi perlawanan dari massa. | ||
| Serangan | Pemukulan koresponden Global TV Madiun, Ahmad Subki, oleh oknum mantan anggota TNI AU di Maospati Magetan, pukul 16.30 WIB. Ahmad Subki bersama beberapa reporter TV lainnya melakukan liputan penganiayaan di kawasan terminal Maospati Magetan. | ||
| ancaman | Wartawan Lativi menghadapi intimidasi petugas intel Polres Cilegon saat mengambil gambar sebuah keributan dalam pertunjukkan Iwan Fals di Cilegon. Polisi yang merasa gambarnya direkam, memaksa agar rekaman dihapus. |