Kasus kekerasan terhadap jurnalis Radar Bogor ini bermula saat sekitar 400 anggota Pemuda Pancasila berunjuk rasa di depan kantor Radar Bogor, Gedung Graha Pena, Jalan Abdullah bin Nuh, Taman Yasmin, Bogor, Senin 8 Oktober 2012 lalu. Pengunjuk rasa memprotes berita berjudul Dunia Kecam Pemuda Pancasila dengan taiching Pembantaian PKI di Medan Difilmkan yang diterbitkan Radar Bogor 1 Oktober 2012. Mereka keberatan dengan berita tersebut yang dianggap menyudutkan Pemuda Pancasila.