telah terjadi tindak kekerasan terhadap dua wartawan harian Ambon Ekspress yaitu Drs Ahmad Ibrahim, Pemimpin Redaksi, dan Lutfi heluth, Fotografer. Kejadian tersebut terjadi pada Minggu 13 Mei 2005 pada pukul 13.00 WIT. Penganiayaan dilakukan oleh pria yang diketahui bernama Faruq Attamimi, warga Lorong Arab Jalan Fuli Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Penganiayaan dilakukan di dalam ruang redaksi Ambon Ekspres dengan cara memukul fotografer Lutfi Heluth dilanjutkan dengan memukul Pemred Ahmad Ibrahim secara berkali-kali. Selain melakukan penyerangan, Faruq Attamimi juga melakukan mengancam akan menembak seluruh pekerja di Ambon Ekspres. Kejadian tersebut disebabkan adanya foto yang disiarkan Ambon Ekspres edisi Jumat (11/5). Foto tersebut mengabadikan Bupati Seram Bagian Barat Jakobis Puttileihalat dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Seram Bagian Barat Darmin Pattisahusiwa ketika memberikan keterangan pers. Pada caption (keterangan gambar) tertulis konferensi pers berlangsung Kamis (10/5).