Jurnalis di kota Tual, Maluku menerima ancaman dari orang yang diduga terkait dengan Bupati Maluku Tenggara.
Jurnalis tersebut dicari di kosannya. Ancaman ini terkait dengan tulisan jurnalis yang mengulas tentang dugaan korupsi di Kabupaten Maluku Tenggara.
Sekitar pukul 20:38 Waktu Indonesia Timur (WIT), jurnalis menerima pesan, dari salah satu staf Bupati Maluku Tenggara, Ike Dumatubun.
Pesan teks itu berbunyi "Malam ade say, jangan terlalu capek buat berita serang antua karena berita dari adam ketemu hawa.
Kemudian sekitar pukul 10:07 WIT, Jurnalis ditelpon Kakak Sepupu. Katanya ibu Ike menelpon dirinya dan menanyakan beragam pertanyaan, seperti, "Vera kost dimana? Vera sudah kawin belum? Vera keluarga untuk siapa ?"
Pertanyaan itu dilontarkan dengan nada yang tidak bersahabat.
Keluarga jurnalis lantas menolak memberikan keterangan dan hanya menjawab tidak tahu.
Sejak kemarin ada sekitar 2 panggilan yang tidak direspon dari Ketua PWI Malra Buce Rahakbauw, Ike Dumatubun.
Sekira pukul 17:26 WIT wartawan Antara Kontri Malra Djufri Soeat juga menelpon kroscek terkait pemberitaan dari Porostimur.com dan Ambon Vibes.