Skip to main content

Menulis Berita, Jurnalis di Denpasar Alami Intimidasi

Deskripsi

Jurnalis Kompas.com di Denpasar, Bali,  Valdi S, mengalami intimidasi setelah menulis berita tentang dugaan pemerkosaan oleh seorang sekuriti (petugas keamanan) di Bali terhadap seorang wanita berkewarganegaraan Australia.. Hal itu yang disebut terjadi di area kamar mandi. Bahan laporan tersebut diperoleh melalui Konferensi Pers Polda Bali. 

Sebuah akun di media sosial kemudian menyebarkan identitas berupa foto jurnalis disertai dengan postingan beritanya. Postingan tersebut mengundang beragam komentar yang seakan akan menyudutkan jurnalis sebagai pelaku.

Pada Jumat, 27 Maret 2026, sekitar pukul 10.00 WITA, jurnalis pergi meliput kegiatan konferensi pers pengungkapan kasus kekerasan seksual di Polda Bali. Setelah meliput konferensi Pers tersebut, jurnalis menulis laporan berjudul "Sekuriti di Bali Perkosa WN Australia di Kamar Mandi Tempat Hiburan".

Artikel dan foto Konferensi Pers tersebut kemudian dikirimkan ke redaksi Kompas.com. Berita tersebut  kemudian terbitkan sekitar pukul 12.12 WIB seperti link berikut.

https://denpasar.kompas.com/read/2026/03/27/121244078/sekuriti-di-bali-…

Keesokan harinya, Sabtu 28 Maret 2026, sekitar pukul 16.30 WITA, jurnalis kembali meliput konferensi pers di Lobby Polda Bali.

Kemudian Pukul 17.13 WITA, akun instagram @kuatbaca mengunggah berita terkait kasus pemerkosaan WN Australia dengan judul dan narasi pemberitaan yang mirip dengan artikel yang telah dibuat jurnalis dan sudah terbit di Kompas.com.

Dalam postingan @kuatbaca terpampang  foto profil jurnalis seperti yang di website Kompas.com. Foto tersebut diedit dengan cara dicoret hitam pada bagian mata dan diberi lingkaran oranye. Postingan foto dan judul konten ini membingkai seolah-olah jurnalis sebagai pelaku. Postingan foto tersebut kemudian mendapat beragam komentar yang menyudutkan korban dari warga net. Hal itu membuat korban tertekan.

Kemudian, sekitar pukul 18.55 WITA, korban kembali diberitahukan oleh keluarganya bahwa konten @kuatbaca ini juga diposting ulang oleh akun instagram dan facebook anggota DPD Bali, Arya Wedakarna (AWK).

Postingan akun AWK ini memberi caption: "kira-kira orang dari mana pelakunya ya...". Pada postingan AWK ini juga secara khusus menampilkan foto profil jurnalis di kompas.com yang sudah diedit akun @kuatbaca. Di akun AWK ini, korban kembali mendapat komentar yang sangat menyudutkan korban.

Perhimpunan jurnalis di Bali kemudian menghubungi akun @kuatbaca dan Arya Wedakarna untuk mentakedown postingan tersebut, serta melakukan permintaan maaf dan klarifikasi.

 

Data Kejadian
Tanggal kejadian
Kota/Kab
Kota Denpasar
Jenis kekerasan
Serangan Digital
Data Korban
Nama korban
Valdi S
Kota/Kab (korban)
Kota Denpasar
Jenis kelamin (korban)
Laki-Laki
Rentang usia
Data tidak bisa diidentifikasi
Pekerjaan
Jurnalis
Nama media
Kompas.com
Jenis media
Media Online
Data Pelaku
Nama pelaku
akun @kuatbaca
Jenis pelaku
Warga