Skip to main content

Jurnalis Lampung Post Diintimidasi Karena Memberitakan Pengoplosan BBM

Deskripsi

Jurnalis Lampung Post Ahmad Sobirin mengalami kekerasan verbal usai meliput pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) di Tulangbawang Barat.

Sobirin mengalami intimidasi sepulang meliput pengoplosan BBM pada Jumat sore, 26 Maret 2021. Waktu itu, dia menerima telepon dari nomor tak dikenal. Belakangan diketahui, orang yang menelepon itu adalah oknum anggota Polres Tulangbawang Barat.

Dalam percakapan via telepon, oknum polisi itu berbicara dengan nada tinggi kepada Sobirin, “Kamu ini enggak sepandangan lagi. Sudah itu, kamu ajak anggota dewan pula. Nanti, kamu ketemu saya. Jangan kau lihat saya baik-baik.”

Oknum aparat itu juga berkata, “Kamu kayaknya mau tahu betul sama saya. Nanti ketemuanlah ya. Nanti saya cari kamu. Biar kamu tahu saya.”

Selain dihubungi oknum polisi, Sobirin juga didatangi dua pria pada malam harinya. Salah satu dari mereka mantan anggota TNI. Maksud kedatangan mereka ke kediaman Sobirin masih terkait pengoplosan BBM. Mereka minta Sobirin untuk berhenti memberitakan isu pengoplosan BBM.

Data Kejadian
Tanggal kejadian
Kota/Kab
Kota Pangkalpinang
Jenis kekerasan
Teror dan Intimidasi
Data Korban
Nama korban
Ahmad Sobirin
Alamat (korban)
Bandarlampung
Kota/Kab (korban)
Kota Pangkalpinang
Jenis kelamin (korban)
Laki-Laki
Rentang usia
20-30
Pekerjaan
Jurnalis
Nama media
Lampung Post
Jenis media
Harian
Data Pelaku
Nama pelaku
Polisi
Alamat (pelaku)
Tulangbawang Barat
Kota/Kab (pelaku)
Kab. Rejang Lebong
Jenis kelamin (pelaku)
Laki-Laki
Pekerjaan pelaku
Karena pemberitaan oplosan BBM
Jenis pelaku
Polisi
Kategori pelaku
Negara
Lembaga pelaku
Anggota Polres Tulangbawang Barat