Advokasi | Data Kekerasan Tim Advokasi AJI Indonesia

Perbarui Perangkat Lunak

Cara lain mengamankan data adalah dengan memperbarui perangkat lunak secara berkala. Program-program di komputer sering kali bersifat besar dan rumit. Tidak dapat dihindari bahwa terdapat kesalahan atau ke-cacatan (undiscovered errors) yang belum terdeteksi dibeberapa perangkat lunak yang anda sering gunakan dan kesalahan ini dapat merusak keamanan komputer anda. Para pengembang perangkat lunak terus menemukan 'kesalahan' dalam perangkat lunak dan secara berkala mereka menerbitkan pembaruan (update) untuk memperbaiki perangkat lunak tersebut.

Penting secara berkala memperbarui (mengupdate) semua perangkat lunak yang ada di komputer, termasuk OS-nya (operating system). Jika Windows tidak melakukan pembaruan Windows secara otomatis pengguna dapat mengaturnya dengan cara mengklik menu Start, pilih All Programs dan klik Windows Update. Pilihan ini akan membuka Internet Explorer dan akan membawa anda ke halaman Microsoft Update, dimana anda dapat mengaktifkan fitur Automatic Updates.

Memanfaatkan freeware dan perangkat FOSS

Perangkat lunak resmi (Proprietary software) sering kali mengharuskan anda untuk membuktikan bahwa anda membelinya secara sah sebelum anda dapat menginstal pembarunya (update). Jika anda menggunakan Microsoft Windows bajakan, program anda tidak dapat di barui( di-update) dan hal ini dapat membuat informasi anda rentan terhadap berbagai ancaman.

Tidak memiliki lisensi yang valid menempatkan anda dan orang lain dalam bahaya. Mengandalkan perangkat lunak ilegal juga dapat meningkatkan resiko nonteknis. Di banyak negara, pihak berwenang sudah mulai mengharuskan organisasi-organisasi untuk memiliki lisensi yang valid untuk setiap perangkat lunak yang mereka gunakan.

Polisi telah menyita banyak komputer dan juga menutup banyak organisasi dengan dasar ‘pembajakan perangkat lunak’. Peraturan ini dapat disalahgunakan dengan mudah di negara-negara yang pihak berwenangnya memiliki alasan politis untuk mengintervensi kerja organisasi tertentu. Untungnya, anda tidak harus membeli software mahal untuk melindungi diri dari trik seperti ini.

Freeware atau FOSS alternatif untuk setiap perangkat lunak resmi (propriety software) dapat menjadi alternatif, terutama untuk program-program yang tidak berlisensi. Freeware dan FOSS seringkali dibuat sukarelawan dan organisasi nirlaba yang selain menerbitkan juga mengeluarkan pembaruannya(update) secara cuma-cuma.

Secara khusus perangkat FOSS, dapat dikatakan lebih aman dari perangkat lunak resmi (proprietary), karena perangkat tersebut dikembangkan secara transparan, yang memungkinkan kode sumbernya (source code) dinilai oleh para ahli dan siapapun yang dapat mengidentifikasi permasalahan dan memberikan solusinya.

Banyak aplikasi FOSS yang tampilan dan cara kerjanya hampir sama dengan perangkat lunak resmi yang harus mereka gantikan. Anda juga dapat menggunakannya bersamaan dengan perangkat lunak resmi lainnya, bahkan dengan Windows sebagai sistem operasi, tanpa ada masalah. Bahkan jika rekan anda melanjutkan dengan menggunakan versi komersil dari program sejenis, anda tetap dapat dengan mudah bertukar berkas dan berbagi informasi dengan mereka. Khususnya, jika anda ingin mengganti Internet Explorer, Outlook atau Outlook Express dan Microsoft Office dengan Firefox, Thunderbird dan OpenOffice.

Bahkan anda dapat sepenuhnya beralih dari sistem operasi Microsoft Windows dan mencoba menggunakan FOSS alternatif yang lebih aman yang disebut GNU/Linux. Cara terbaik untuk mengetahui apakah anda siap menggantinya adalah dengan mencobanya. Anda dapat mengunduh versi LiveCD dari Ubuntu Linux, menyimpannya di dalam CD atau DVD, memasukkannya ke dalam komputer dan menyalakannya (restart) kembali.

Jika sudah selesai memuat (upload), komputer anda akan menjalankan GNU/Linux, dan anda dapat mempertimbangkannya. Jangan khawatir, ini tidak bersifat permanent. Jika anda sudah selesai menggunakannya, matikanlah komputer anda dan keluarkan LiveCD Ubuntu tersebut. Saat anda menyalakan komputer kembali, anda akan kembali ke Windows, dan semua aplikasi, pengaturan, dan data akan tetap sama seperti semula.

Perangkat lunak Open Source tidak hanya memberikan keamanan kepada penggunanya, Ubuntu juga mudah digunakan dan menyediakan perangkat pembaru secara gratis, dan hal ini dapat membuat sistem operasi anda selalu up-to-date dan aman.

ShareThis Copy and Paste