Advokasi | Data Kekerasan Tim Advokasi AJI Indonesia

Keamanan Pribadi

Memahami kondisi lingkungan (geografi, sosial dan politik) tempat jurnalis ditugaskan perlu dilakukan untuk mengantisipasi risiko lanjutan, serangan atau penculikan. Prosedur
keselamatan termasuk didalamnya mengubah rute yang biasa dilalui, mengubah kebiasaan rutin, memastikan rumah tempat tinggal dilengkapi dengan kunci dan alarm untuk pengamanan.

Termasuk yang perlu dilakukan memastikan keamanan kendaraan yang digunakan dan menempatkan di dalam ruangan yang terkunci saat tidak digunakan, untuk menghindari sabotase. Selain itu jurnalis perlu lebih berhati-hati ketika menerima barang kiriman atau surat.

Jika menghadapi kondisi bahaya, perlu mempertimbangkan untuk meminta pengawalan ahli keamanan atau aparat. Di beberapa negara, jurnalis yang berada dalam kondisi terancam
dapat memakai baju antipeluru, melakukan perjalanan dengan pengawalan dari militer, juga memasang kamera pengamanan di luar rumah atau kantor tempat mereka bekerja. Sebelum mengambil tindakan ini sebaiknya dikonsultasikan dengan ahli pengamanan.

Beberapa negara seperti Kolombia dan negara Balkan mempunyai program dapat menugaskan militer untuk melakukan pengawalan pada jurnalis yang terancam keselamatannya. Dalam kondisi khusus pemerintah Kolombia menugaskan tim pengamanan dari unsur militer berdampingan dengan sopir dan menggunakan mobil antipeluru, untuk melindungi jurnalis yang mendapat serangan atau ancaman.

Meskipun langkah ini tidak praktis, tapi memberikan perlindungan pada jurnalis yang mengalami ancaman perlu dilakukan untuk menghindari ancaman selanjutnya. Menyewa pengawal pribadi dapat menjadi alternatif jika biayanya tidak terlalu tinggi.

ShareThis Copy and Paste