2022-12-09
Kota Makassar
Jurnalis perempuan di Makassar, berinisial L mengalami pelecehan seksual saat meliput pertemuan Anies Baswedan dengan pendukungnya di Makassar, pada Sabtu, 9 Desember 2022. Pengawal Anies diduga melakukan pelecehan terhadap L yang saat itu akan melakukan wawancara dengan Anies.

Korban menceritakan, ketika acara pertemuan inti telah selesai, para jurnalis yang telah berkumpul siap untuk mengikuti sesi wawancara dengan Anies. Akan tetapi, warga masih banyak yang berkerumun untuk berfoto dengan calon presiden tersebut.

Saat itu, Anies telah berjalan ke depan panggung untuk berfoto bersama sejumlah akademisi. Korban ikut berjalan di belakang dan berdiri pada posisi paling depan sambil mengambil rekaman video. Saat itu masih banyak warga berkerumun untuk mengambil gambar.

Dalam kondisi itu, pasukan pengawal berbaju biru navy berdiri persis di depan korban, untuk mengamankan dan membatasi warga. Pengawal itu pun langsung mendorong L dengan tangannya dan memegang buah dada korban.
Sadar mendapat perlakuan buruk, korban mengaku kaget, shock dan diam sesaat karena bingung. Korban sempat menegur pengawal itu dan mengatakan kurang ajar Pak yah, pegang sembarangan.
Pengawal itu terkesan acuh dan merespon hanya dengan meminta maaf. Mendapat perlakukan itu, korban mundur dari kerumunan dan menenangkan diri.

AJI Makassar menyatakan hal itu tidak boleh dimaklumi sebagai tindakan yang tidak disengaja. Sebab pelecehan seksual baik dilakukan dengan sengaja atau tidak disengaja, telah membuat korban merasa tidak nyaman dan trauma.

AJI Makassar menganggap pengamanan yang diberikan kepada seorang calon presiden tidak profesional. Idealnya pengamanan dilakukan dengan membelakangi kerumunan lalu membentangkan tangan ke samping. Tetapi kondisi yang terjadi saat itu tidak demikian, sehingga mengakibatkan terjadi pelecehan seksual. Untuk itu, AJI Makassar mendesak pelaku secara sportif dapat langsung meminta maaf kepada korban, dan mengakui bahwa yang dilakukan adalah perbuatan yang salah.

Pelaku

Pengawal pengamanan Anies Baswedan
Partai Politik

Korban

L (Nama Samaran)
Jurnalis
Media
Lainnya