2022-12-05
Kab. Lampung Selatan
Jurnalis AmperaNews, Faisal mendapat kekerasan fisik, saat akan meliput keberadaan pengolahan emas ilegal di desa Mulyo Sari, Dusun Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Korban dipukul di kepala, leher dan tangannya dengan golok oleh oknum yang mengaku sebagai pemilik usaha ilegal itu, pada Senin, 5 Desember 2022.

Faisal menuturkan, hari itu dia hanya akan berkunjung ke desa Wates dan bertemu temannya yang akan mencalonkan sebagai kepala desa. Di desa tersebut, salah seorang rekan yang ditemuinya kemudian mengabarkan ada pengolahan emas ilegal di desa Mulyo Sari Dusun Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Lokasi desanya tidak jauh dari tempatnya singgah saat itu. Mendengar hal itu, Faisal langsung bergerak ke lokasi untuk mencari tahu, siapa pemilik pengolahan emas ilegal tersebut. Faisal datang sendiri ke desa tersebut, tanpa ada persiapan lebih dulu.

Saat itu, Faisal memang belum memiliki data awal terkait kegiatan ilegal itu. Ia kemudian ingin mengetahui kebenaran informasi tersebut.
Sesaat setelah tiba di desa Mulyo Sari Dusun Way Ratai, Faisal datang sendiri dan langsung bertanya kepada orang yang ditemui di dusun tersebut. Dia bertanya siapa pemilik pengolahan emas ilegal tersebut. Orang pertama yang ditemui, mengatakan dia tidak lagi menjadi pemilik usaha itu. Kemudian orang kedua dan ketiga yang ditemui Faisal mengakui dialah pemilik usaha itu. Tetapi memberikan penjelasan apapun, orang itu menghardik Faisal, dan mengatakan “Kamu mengambil foto yah ?”

Belum sempat menjawab pertanyaan itu, korban langsung dibacok pada tangan, leher dan kepala. Bacokan dengan golok itu menyebabkan tangan dan kepala Faisal terluka dan berdarah. Dalam keadaan terluka dan kesakitan, Faisal kemudian berlari dan terus dikejar sampai sejauh 200 meter menuju jalan lintas kecamatan tersebut.

Korban kemudian ditolong oleh seorang pengendara motor dan dibawa ke Polsek Padang Cermin, untuk diobati. Setelah mendapat pertolongan pertama, korban menuju Polres Pesawaran untuk melaporkan kasus kekerasan yang dialaminya. Faisal saat ini masih dalam pemulihan.

Pelaku

Warga desa (pemilik usaha emas ilegal)
Warga

Korban

Faisal (Nama Samaran)
Jurnalis
Ampera News
Media Online