2021-10-08
Kab. Majene
Jurnalis enewsindonesia.com, Arfan Renaldi dipukul saat meliput aksi demonstrasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene, terkait penahanan kader HMI di depan Markas Kepolisian Resort Majene, Sulawesi Barat, pada pada hari Jumat, 8 Oktober 2021.

Sore harinya, sekitar pukul Pukul 17.00 WITA, sejumlah warga datang ke lokasi unjuk rasa memprotes penutupan jalan, yang dilakukan massa aksi. Arfan yang berada di lokasi, dan akan merekam video aksi unjuk rasa tersebut, menyarankan kepada warga agar menyampaikan protesnya kepada Kapolres Majene. Warga emosi ketika mendengar saran Arfan, kemudian bertanya balik, “Ada apa, kenapa kau suruh saya ke Kapolres ?
Korban lalu dikerumuni sejumlah warga dan mahasiswa. Beberapa warga memegang erat kedua tangan korban. Seorang warga lalu melayangkan pukulan pada pelipis kanan korban.

Saat itu, Arfan sudah mencoba menjelaskan bahwa dia wartawan yang sedang melakukan peliputan. Korban juga ingin memperlihatkan id card yang digantung di leher, namun kartunya terselip dalam bajunya. Namun karena kedua tangannya dipegang warga, ia tidak bisa mengeluarkan kartu persnya.
Ketika warga membebaskannya, Arfan segera berjalan menuju ke Mapolres Majene untuk melaporkan kejadian tersebut. Namun korban kembali merasakan pukulan di belakang telinga kanannya. Pukulan itu menyebabkan rasa nyeri dan sakit pada kepalanya.

Sore menjelang malam, korban kemudian bergegas menuju ruang SPKT Polres Majene untuk melaporkan kekerasan. Pukul 18.00 WITA, petugas SPKT Polres Majene menyarankan korban untuk melakukan visum di RSUD Majene. Setelah melakukan visum, korban kembali ke SPKT dan menyampaikan hasil visumnya. Kepada polisi, dia menyampaikan kronologi kejadian dan menyelesaikan laporan di SPKT Polres Majene. Namun bukti laporan Polisi, belum dapat diproses karena ada gangguan jaringan di komputer SPKT Polres Majene.

Pelaku

Pelaku Tidak dikenal
Warga

Korban

Arfan Renaldi (Nama Samaran)
Jurnalis
enewsindonesia.com
Media Online