2021-09-06
Kab. Langkat
Jurnalis dan 20 media di Sumatera Utara digugat secara perdata, atas dugaan perbuatan melawan hukum (PHM). Gugatan perdata tersebut diajukan oleh Susilawati Br Sembiring melalui pengacaranya berinisial “TL”.

Dalam surat dakwaannya, penggugat meminta pembayaran ganti rugi moril dan materil senilai Rp 5 Miliar.
Gugatan tersebut dilayangkan karena media dan jurnalis tersebut diduga telah menyajikan berita bohong, tidak akurat, serta serta beritikad buruk dengan menulis penggugat yang berstatus saksi atas sebuah perkara adalah tersangka.

Dalam dokumen gugatan Susilawati, per tanggal 6 September 2021, disebutkan penggugat bahwa dampak dari pemberitaan media tersebut menyebabkan penggugat yang berprofesi sebagai Bidan. dan memiliki Balai Pengobatan di Dsn VII. Bukit Dinding, Desa Besilam Lembasah, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumut, mengalami trauma psikis. Ketakutan dan tidak percaya diri akibat pemberitaan sejumlah media tersebut.

Media lokal di Sumut memberitakan sejumlah jurnalis dan media telah meliput proses persidangan pada Jumat 13 Agustus 2021. Dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Stabat, kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang dipimpin Ketua Majelis Hakim As’ad Rahim Lubis, yang beragendakan pembacaan penetapan perkara dugaan penganiayaan nomor 405/Pid.B/2021/PN Stabat. dalam konsideran menimbang kedua menyebutkan:

“Menimbang, bahwa setelah Majelis Hakim mempelajari secara baik dan seksama permohonan Penasihat Hukum para terdakwa, dihubungkan dengan Berita Acara Pemeriksaan para saksi di persidangan, maka cukup beralasan menurut hukum untuk saksi Susilawati Br Sembirin ditetapkan sebagai tersangka menurut ketentuan Pasal 242 KHUP”

Sedangkan, dalam konsideran menetapkan surat berbunyi: “Memerintahkan kepada Penyidik melalui Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Langkat untuk melakukan penyidikan terhadap saksi, atas nama Susilawati Br Sembiring sehubungan dengan dugaan memberikan keterangan palsu di persidangan Pengadilan Negeri Stabat hari Selasa tanggal 10 Agustus 2021 dalam perkara Nomor 405/Pid.B/2021/PN Stabat, terdakwa atas nama Seri Ukur Ginting alias Okor, dkk.”

Penetapan Pengadilan Stabat yang dibacakan Ketua Majelis Hakim As’ad Rahim Lubis sebagai fakta persidangan tersebut, yang dikutip wartawan dan diberitakan melalui media masing-masing. Media memberitakan fakta persidangan tersebut menerima somasi oleh Susilawati Br Sembiring melalui advokatnya dan gugatan perdata.

Menyikapi tudingan pemberitaan media online terkait penetapan Susilawati Br Sembiring sebagai tersangka adalah berita bohong, media lokal setempat mengutip pernyataan praktisi hukum di Medan, Redyanto Sidi. Menurut Redyanto, berita yang digugat tersebut bukanlah berita bohong, tetapi tetapi kemungkinan beda penafsiran. Sesuai dengan Penetapan 405 PN Stabat, sudah jelas dan tegas atas nama tersebut penetapannya sebagai tersangka. Sehingga mekanismenya harus segera dijalankan oleh JPU.

Pelaku

Susilawati Br Sembiring
Kab. Langkat
TNI

Korban

20 Media Lokal Sumut dan Jurnalis (Nama Samaran)
Koran Monitor dan beberapa media lain
Media Online

Laporkan Kekerasan Terhadap Jurnalis Sebagai:

Anggota AJI Tamu

Pilih Data:

 
 

Berdasarkan Jenisnya:

Berdasarkan Pelaku:

Berdasarkan Kota: