2020-05-15
Kota Jakarta Pusat
Serangan terhadap tugas jurnalis kembali terjadi. Kali ini, dua media yang gencar menyuarakan hak-hak perempuan dan kelompok minoritas yakni Magdalene.co dan Konde.co yang menjadi korban.

Melalui kronologi resmi yang diterima oleh Divisi Gender, Anak dan Kelompok Marginal AJI Jakarta (11/6), situs Magdalene.co mendapatkan serangan Ddos (serangan dengan cara membanjiri lalu lintas jaringan internet pada server, sistem, atau jaringan) yang mengakibatkan situs Magdalene down dan tak bisa diakses.

Kejadian terjadi sejak tanggal 15 Mei 2020. Sebelum kejadian tersebut, Magdalene.co kerap membuat tulisan tentang misoginisme dan diskusi tentang prostitusi. Selain serangan itu, jurnalis Magdalene.co juga mendapatkan intimidasi dan doxing, pemberian ilustrasi manga telanjang, serta komentar yang merendahkan martabat perempuan.

Selain itu, Konde.co, sejak tanggal 15 Mei 2020 tak bisa lagi mengakses akun Twitter-nya. Konde mendapat informasi adanya pembukaan akun twitter paksa dari Surabaya dan berlanjut hingga esok paginya: pembukaan paksa akun tersebut dilakukan dari Yogyakarta dan Belanda.

Jika menilik kronologi yang dikirimkan ke AJI Jakarta, Konde.co sempat mengadakan diskusi program Konde Women’s talk pada 15 Mei 2020 lalu, yang mengangkat tentang dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh IM, alumni UII.

Selain mengadakan diskusi, Konde.co juga beberapa kali memberitakan kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan IM. Bahkan, artikel Konde.co juga sempat menjadi bahan rujukan untuk menggalang dukungan yang menuntut pencabutan beasiswa IM.

Pelaku

Pelaku Tidak dikenal
Tidak Dikenal

Korban

Magdalene.co (Nama Samaran)
Magdalene.co
Media Online

Laporkan Kekerasan Terhadap Jurnalis Sebagai:

Anggota AJI Tamu

Pilih Data:

 
 

Berdasarkan Jenisnya:

Berdasarkan Pelaku:

Berdasarkan Kota: