2019-11-14
Kota Banjarmasin
Pada Selasa 26 November 2019 lalu, Saudara Diananta Putra Sumedi, pekerjaan pemimpin redaksi laman banjarhits, dengan alamat laman kumparan.com/banjarhits, dipanggil oleh penyidik pada Direktorat Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan.

Pemanggilan, seperti disebutkan di salam surat panggilan, adalah sebab laporan polisi Nomor LP/595/XI/2019/KALSEL/SPKT tanggal 14 November 2019, yang menjadi dasar terbitnya surat perintah penyelidikan Nomor SP/Lidik/247-5/XI/2019/Dit Reskrimsus tanggal 15 November 2019.

Saudara Diananta dengan didampingi pengacara hadir, dan dimintai keterangan sebagai saksi pada dugaan peristiwa tindak pidana pembuatan dan penyebaran berita yang bermuatan Suku Agama Ras Antargolongan (SARA) seperti dimaksud pada Pasal 45A ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Berita yang dimaksud termuat di laman kumparan.com/banjarhits, yang sekarang sudah tidak bisa diakses lagi karena sudah diturunkan pihak kumparan.com.

Kepada Saudara Diananta polisi mengajukan sejumlah pertanyaan untuk mendapatkan keterangan berkenaan tindak pidana dimaksud.
Kepada saya kemudian Saudara Diananta menyampaikan bahwa polisi akan meminta pendapat Dewan Pers untuk langkah selanjutnya sesuai dengan nota kesepahaman antara Dewan Pers dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia, yaitu MoU Nomor 2/DP/MoU/II/2017 atau Nomor B/15/II/2017.

Pelaku

Sukirman
perusahaan
Warga

Korban

Diananta P. Sumedi (Nama Samaran)
Banjarhits.id
Media Online

Laporkan Kekerasan Terhadap Jurnalis Sebagai:

Anggota AJI Tamu

Pilih Data:

 
 

Berdasarkan Jenisnya:

Berdasarkan Pelaku:

Berdasarkan Kota: