2019-09-24
Kota Jakarta Pusat
Sekitar jam 24.00 malam saya bersama Zuhal (kameramen) dan Fauzi (driver) mengalami kekerasan dari massa. Mulanya kami parkir sekitar 200 dari hotel Mulia. Lalu saya dan kameramen merekam situasi di sekitar, masih banyak massa. Kami ambil gambar secukupnya. Massa di sana banyak pakai sepeda motor.

Ketika itu massa dibubarkan oleh aparat dengan tembakan gas air mata. Setelah mengambil gambar kami kembali ke mobil. Lalu beberapa orang dari mereka bersorak; "kalian media beritakan yang benar.." lalu driver saya menjawab, iya kami pasti beritakan yang benar.

setelah itu mobil kami jalan, tiba-tiba seseorang dari massa memukul pintu mobil. Kemudian yang lain ikut memukul kaca mobil, mereka memukul pakai bambu dan melempar kaca dan bodi mobil dengan batu.

Kaca mobil pecah semua, depan dan belakang. kaca jendela mobil juga hancur. Ketika itu Polisi masih menembakkan gas air mata, mereka kemudian melemparkan selonsong gas air mata itu ke dalam mobil kami. tapi kami tetap jalan pelan-pelan, dengan penglihatam buram dan sempoyongan. Mata perih, nafas sesak, kulit perih.

Lalu mobil kami arahkan masuk ke area tempat lapangan Golf. melihat mobil kami hancur diserang massa, untungnga satpam di sana meberikan jalan kami masuk lokasi mereka. Kami mengamankan diri di sana.

selain nafas sesak dan kulit perih kena gas air mata, saya, zuhal dan fauzi sedikit luka kena serpihan kaca.

Pelaku

Pelaku Tidak dikenal
Warga

Korban

Febrian Ahmad (Nama Samaran)
reporter
Metro TV
Televisi

Laporkan Kekerasan Terhadap Jurnalis Sebagai:

Anggota AJI Tamu

Pilih Data:

 
 

Berdasarkan Jenisnya:

Berdasarkan Pelaku:

Berdasarkan Kota: