2017-02-11
Kota Jakarta Pusat
Reporter Metro TV Desi Fitriani dan kamerawan Metro TV bernama Ucha Fernande menjadi sasaran kekerasan saat meliput aksi 112 di Masjid Istiqlal. Desi dipukul menggunakan bambu atau kayu pada bagian kepala saat meliput di halaman Masjid Istiqlal, hingga mengalami luka memar di kelapa. Ucha, juga mendapat pukulan.

Awalnya, pukul 09.30, Desi dan Ucha jalan kaki dari Juanda, memasuki halaman Masjid Istiqlal dari pintu samping. Beberapa orang massa ramah, bahkan meminta foto bersama. Saat tiba di gerbang, Desi menugaskan Ucha untuk mengambil gambar di dalam masjid shaf laki-laki, sementara Desi akan menunggu di luar masjid. Belum lagi Ucha memasuki masjid, tiba-tiba terdengar teriakan, "Metro TV, usir, usir." Desi dan Ucha lalu didatangi beberapa orang yang berpakaian loreng-loreng, yang lantas mengantakan Desi dan Ucha harus keluar dari halaman masjid, agar massa tenang. Beberapa orang berpakaian loreng itu lalu mengawal Desi dan Ucha keluar halaman masjid. Namun, di tengah kawalan beberapa orang berpakaian loreng itu, Desi dan Ucha dilempari air kemasan. Beberapa orang yang melihat Desi dan Ucha dikawal keluar masjid juga mengejar, lalu memukul atau menendang Desi dan Ucha.

"Setelah itu, kami melihat ada orang membawa bendera, dan menurunkan tiangnya, kena kepala saya. Kameramen saya juga diludahi. Kami juga mengalami kekerasan verbal, dimaki-maki. Kami terus dibawa keluar, sampai ke jalan raya, hingga bertemu dan dikawal Marinir untuk berpindah ke halaman Katedral Jakarta.

Desi menyatakan kejadian itu tidak pernah terjadi saat ia meliput aksi 411 pada 4 November 2016 maupun 212 pada 2 Desember 2016. "Kalau dimaki, juga terjadi. Akan tetapi, kekerasan, dipukul, dipentung pakai kayu, baru terjadi dalam aksi 112 ini," kata Desi. Kejadian itu telah dilaporkan Desi kepada Polres Jakarta Pusat, dengan nomor laporan polisi LP Nomor: 230/K/II/2017 Restro Jakpus.

Pelaku

Pelaku Tidak dikenal
Tidak Dikenal

Korban

Reporter Metro TV Desi Fitriani dan kamerawan Metro TV bernama Ucha Fernande (Nama Samaran)
Metro TV
Televisi

Laporkan Kekerasan Terhadap Jurnalis Sebagai:

Anggota AJI Tamu

Pilih Data:

 
 

Berdasarkan Jenisnya:

Berdasarkan Pelaku:

Berdasarkan Kota: