Jurnalis Sorong News, Roly Kasamilale mengalami kekerasan di Bandara Rendani Manokwari pada Kamis, 3 Oktober 2024. Jurnalis diseret oleh pengurus National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Papua Barat di Bandara Rendani Manokwari.
Hari itu, jurnalis Sorong News ditugaskan untuk ikut mengawal kontingen NPCI Papua Barat dalam perhelatan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024 di Solo.
Hari itu, jurnalis tiba di Bandar Udara Rendani Manokwari sekitar pukul 8.51 WIB, jurnalis langsung melakukan reportase terkait penjualan tiket di loket. Tetapi beberapa pengurus NPCI Papua Barat menghampirinya, kemudian meminta jurnalis keluar. Roly Kasamilale mengatakan dirinya adalah jurnalis.
Tetapi pengurus NPCI Papua Barat tidak menghiraukan bahwa Roly adalah jurnalis yang sedang bertugas, dan mereka menyeret jurnalis hingga ke Polsek Bandara Rendani Manokwari. Akhirnya Roly tidak jadi berangkat liputan ke Solo.
Petugas Polri diketahui ikut memeriksa dan menyeret jurnalis Roly keluar dari Bandara Rendani, hingga ke Polsek Bandara Rendani.
Belakangan diketahui bahwa pengurus NPCI Papua Barat sedang berselisih, dan massa yang ikut menyeret jurnalis adalah pengurus lama yang tidak ikut bersama kontingen tersebut.