Deskripsi Bawaslu kota Bima memanggil tiga media di Nusa Tenggara Barat pada 10 Oktober 2024. Pemanggilan tersebut terkait pernyataan Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Bima, yang dimuat dalam berita beberapa media tersebut. Laporan itu salah satunya berjudul “Hasil kerja Aji Rum, Kota Bima dapat anggaran Rp12,5 Miliar untuk Penanganan Air Bersih”. Pemberitaan ini dianggap menguntungkan HM Rum sebagai calon Wali Kota Bima. Hak jawab dan hak koreksi sudah dibuat, karena pemberitaan itu merugikan Kabid Cipta Karya sebagai narasumber. Wartawan menolak panggilan klarifikasi tersebut, karena tidak sesuai mekanisme dan ketentuan dalam UU Pers. Bawaslu kabupaten Sumbawa memanggil wartawan untuk klarifikasi pemberitaan tentang salah satu kandidat Calon Bupati Sumbawa, A. Rafik sebelum keluar rekomendasi PDIP untuk diusung sebagai Calon. Rafik saat itu berstatus sebagai ASN dan masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Sumbawa. Jurnalis memenuhi panggilan Bawaslu dan memberikan keterangan sesuai kebutuhan pemeriksa Data Kejadian Tanggal kejadian 10 October, 2024 Kota/Kab Kab. Pasaman Jenis kekerasan Ancaman Data Korban Nama korban Dedi Mawardi Azizi, Dedi Darmawan Kota/Kab (korban) Kab. Pasaman Jenis kelamin (korban) Laki-Laki Rentang usia 20-30 Pekerjaan Jurnalis Nama media infoaktual.co.id, dan Jangka Bima Jenis media Media Online Data Pelaku Nama pelaku Ketua Bawasalu Bima, Atina dan Ketua Bawaslu Sumbawa Arnan Jurani Jenis kelamin (pelaku) Lainnya Jenis pelaku Pekerja Profesional Kategori pelaku Non Negara