2022-09-17
Kab. Polewali Mamasa
Jurnalis TV One yang bertugas di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dipukul oleh sekelompok pemuda yang diduga akan melakukan tawuran. Tamrin, Kameramen TV Swasta tersebut, mengalami kekerasan fisik pada Sabtu, 17 September 2022.

Hari itu, sekitar pukul 16.30 WITA, Tamrin baru pulang dari sawahnya, di jalan trans sulawesi, tepatnya dusun labasang, Desa Tonrolima, Kecamatan Matakali. Ketika melintas di depan SDN 040 Labasang, dia melihat sekelompok pemuda sedang berkumpul, awalnya ia menduga telah terjadi kecelakaan. Saat mendekat ke arah pemuda yang berkerumun itu, ternyata tidak ada kecelakaan. Ia hanya melihat sekelompok pemuda yang gerakannya seperti akan melakukan tawuran.

Karena itu, korban langsung mengeluarkan kamera handycamp yang berada di tasnya untuk mengambil dan merekam gambar kerumunan pemuda tersebut.

Ketika merekam gambar di lokasi itu, seorang pemuda menghampirinya dan langsung memukul pada bagian perut sebelah kiri. Tidak hanya memukul, tetapi pemuda tersebut juga merampas kamera handycam milik korban.
Tamrin kemudian berusaha untuk mengambil kembali kamera miliknya, yang dirampas pemuda tersebut. Namun saat berusaha menarik kameranya, beberapa pemuda kemudian mendekati Tamrin, dan ikut memukul korban. Akibat dikeroyok, korban akhirnya terluka dan tersungkur di tanah, dengan dan baju yang koyak dan robek.
Beberapa waktu kemudian, korban ditolong oleh warga dan membubarkan kerumunan pemuda tersebut.
Korban segera melakukan visum. Berdasarkan hasil visum, korban mengalai luka diantaranya perut sisi kiri korban mengalami luka dalam. Sementara bahu sebelah kiri lecet.

Kamera handycam korban rusak pada bagian LCD, dan sudah tidak bisa digunakan lagi.
Kekerasan yang dialami korban, telah dilaporkan ke Polres Polman, dan saat ini laporan kasus itu sudah masuk proses penyelidikan Polres Polewali Mandar.

Pelaku

Sekelompok Pemuda
Pemuda
Warga

Korban

Tamrin (Nama Samaran)
Jurnalis
TV One