Hengky sedang meliput efektifitas penerapan aturan area merokok, dan larangan merokok di tempat umum di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi. Setelah melakukan peliputan, Hengky bersama seorang jurnalis Memorandum bernama Dika menemui Martati, untuk meminta tanggapan atas peliputan mereka. Bukannya melayani upaya konfirmasi itu, Martati justru merampas kamera Hengky, dan menghapus sejumlah foto orang yang kedapatan merokok di luar area merokok. Kamera dikembalikan, namun foto-foto hasil peliputan Hengky hilang.