Zainul Abidin dan Jumadi Dedi dibacok sekelompok orang setelah mengambil gambar Markas Kepolisian Sektor Rupit yang dibakar massa semalam sebelumnya. Bentrokan polisi dan kelompok massa terjadi pada 29 April terkait kontroversi pembekaran kabupaten. Seusai meliput, keduanya berinisiatif ke Lubuklinggau untuk mengirim hasil liputan mereka. Dalam perjalanan itu, mereka terhadang sejumlah orang yang memasang barikade jalan. Kelompok orang itu mendatangi Zainul dan Jumadi, sambil mengancungkan senjata tajam. Tangan Zainul terkena sabetan celurit. Zainul dan Jumadi melarikan diri ke arah hutan, meninggalkan motor, kamera, dan tas mereka, hingga akhirnya ditolong petani yang tengah menggarap ladang.