Wartawati Antara Debby Haryanto Mano diancam akan ditampar oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo dari Partai Golkar, Tarjon Ilahude. Ancaman itu disampaikan Tarjon ketika Debby tengah meliput Rapat Dengar Pendapat di kantor DPRD Kota Gorontalo. Rapat dengar pendapat yang dilakukan secara terbuka itu membahas tentang dugaan penipuan tenaga honorer K1 untuk menjadi PNS. Debby Mano datang bersama Ratnawati, wartawan Gorontalo Post. Dalam keteranga, dua honorer yang memberikan kesaksian menyebut empat nama anggota DPRD Kota Gorontalo yang menerima sebagian uang tersebut, termasuk Tarjon Ilahude. Tarjon telah memberi klarifikasi mengenai persoalan itu, bahwa dia hanya meminjam dana melalui anggota DPRD lainnya Dirtan Hunowu serta telah mengembalikan dana tersebut. Usai sidang, Tarjon Ilahude tiba-tiba mendatangi Debby dan sejumlah anggota DPRD lainnya sambil mengatakan dirinya menolak namanya disebut dalam berita. Namun Debby mencoba menjelaskan kepada Tarjon Ilahude bahwa sidang itu merupakan sidang terbuka untuk umum dan nama Tarjon juga dicantumkan dalam klarifikasi resmi yang ditulis kedua honorer. Tapi Tarjun Ilahude tetap bersikeras dan pergi memanggil kedua honorer untuk memperjelas apakah data yang disampaikan tersebut off the record atau bukan. Setelah kedua honorer hadir, Debby dan Tarjon menjelaskan duduk perkaranya. Setelah ditanya beberapa kali terkait data yang disampaikan dalam hearing, akhirnya kedua honorer mengatakan data yang telah diungkap dalam hearing tersebut off the record dan rahasia.
Namun saat Debby kembali menjelaskan mengenai ketentuan off the record, Tarjon mengusir dan mengancam akan menempeleng Debby.