2016-10-31
Kota Jakarta Pusat
Informasi pemblokiran domain SuaraPapua.com diterima AJI Indonesia pada 4 Oktober, setelah beberapa pengguna internet mengeluhkan blokir itu. Dari penelusuran AJI Indonesia, pemblokiran laman internet itu diperintahkan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Apinfo) Kemenkominfo pada 31 Oktober, melalui surat yang dikirimkan kepada sejumlah Internet Service Provider (ISP). Permintaan blokir terhadap SuaraPapua.com disatukan dalam surat permintaan blokir dua domain lainnya—arrahmah.com dan voa-islam.com—dengan alasan ketiga domain itu memiliki konten bermuatan Suku, Ras, dan Agama (SARA).

Lalu pada 1 Oktober, Ditjen Apinfo berkirim surat kembali, meminta sejumlah ISP memulihkan akses pengguna internet terhadap domain arrahmah.com. Akan tetapi, Ditjen Apinfo kembali berkirim surat, meminta pemblokiran 11 domain internet yang dianggap mengandung unsur SARA. Kesebelas situs yang diblokir itu adalah; Lemahirengmedia.com; portalpiyungan.com; suara-islam.com; smstauhiid.com; beritaislam24h.com; bersatupos.com; pos-metro.com; jurnalmuslim.com; media-nkri.net; lontaranews.com; dan nusanews.com. Kemudian pada 3 Oktober, lagi-lagi Ditjen Apinfo meminta akses untuk domain suara-islam.com dan jurnalmuslim.com dibuka kembali. Permintaan pemulihan akses juga dilakukan Ditjen Apinfo pada 4 Oktober, dengan permintaan agar ISP kembali membuka akses bagi domain smstauhiid.com. Akan tetapi, Ditjen Apinfo tidak meminta agar akses terhadap domain SuaraPapua.com dipulihkan.

Pelaku

Kementerian Informasi dan Komunikasi
Aparat Pemerintah Pusat
Kementerian Informasi dan Komunikasi

Korban

SuaraPapua.com (Nama Samaran)
Jayapura
SuaraPapua.com
Media Online

Laporkan Kekerasan Terhadap Jurnalis Sebagai:

Anggota AJI Tamu

Pilih Data:

 
 

Berdasarkan Jenisnya:

Berdasarkan Pelaku:

Berdasarkan Kota: